Penanggung / Pengelola Risiko Pada Asuransi Mikro

OJK4

Peraturan tentang Asuransi Mikro Indonesia ditetapkan OJK dalam bentuk Peraturan OJK (POJK) atau Surat Edaran OJK (SEOJK) yang mengikat keluar, baik dalam peraturan tersendiri maupun peraturan bersama dengan produk asuransi non mikro yang mengatur mengenai perijinan dan penyelenggaraan usaha.

1. Penanggung / Pengelola Risiko Pada Asuransi Mikro

Penanggung risiko pada asuransi mikro adalah perusahaan asuransi, sedangkan pengelola risiko pada asuransi mikro syariah adalah perusahaan asuransi yang menyelenggarakan seluruh atau sebagian usahanya dengan prinsip syariah. Perusahaan asuransi atau perusahaan asuransi syariah dimaksud memperoleh izin usaha dari OJK sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku mengenai usaha perasuransian. Perusahaan asuransi dapat melakukan kerjasama untuk memberikan produk asuransi mikro yang memberikan perlindungan atas kombinasi dari beberapa risiko dalam bentuk “produk asuransi bersama”. Pihak yang melakukan kerjasama memasarkan atau menanggung risiko di dalam produk asuransi bersama yaitu:

1. sesama asuransi umum atau sesama asuransi jiwa atau sesama asuransi umum syariah atau asuransi jiwa syariah, atau

2. beberapa perusahaan asuransi yang berbeda, yaitu: antara asuransi umum dengan asuransi jiwa, atau antara asuransi umum syariah dengan asuransi jiwa syariah.

Di dalam polis asuransi bersama harus dinyatakan secara jelas perusahaan asuransi yang menanggung/mengelola risiko, alamat pengajuan klaim dan komplain, danperusahaan yang menerima pembayaran premi dari peserta asuransi.