Peluang Asuransi Mikro

umkmAsuransi mikro dapat membantu keluargaberpenghasilan rendah menghadapi dan pulihdari berbagai risiko serta mencegah merekajatuh ke jurang kemiskinan yang lebih dalam.Dalam kasus Indonesia, target pasar utamaasuransi mikro adalah masyarakat pedesaandan perkotaan dengan penghasilan rendah,seperti buruh tani, nelayan, buruh pabrik,pramuniaga, pembantu rumah tangga, sopir,dan pedagang kecil. Jumlah masyarakat padasegmen tersebut di Indonesia cukup besardan memiliki keterbatasan akses terhadapproduk asuransi.

Saat ini perusahaan asuransi mulai tertarikmenggarap pasar ini dan mengembangkanproduk yang sesuai. Namun, terdapatbeberapa faktor yang menghalangiperkembangan asuransi mikro di Indonesia,baik dari sisi permintaan maupun penawaran.Di sisi penawaran, ada pekerjaan rumahyang harus diselesaikan para penyedia jasaasuransi mikro, yaitu ‘membedah’ produkdan jasa mereka, termasuk mengembangkanproduk yang sesuai kebutuhan dan dapatdijangkau masyarakat berpenghasilanrendah, menyederhanakan syarat dankondisi polis agar lebih mudah dipahami,menyederhanakan dan mempercepat prosesklaim. Selain itu, perusahaan asuransi jugaharus melakukan inovasi untuk memilihsaluran distribusi yang tepat. Penggunaansaluran distribusi yang ada pada saatini seperti pialang asuransi, agen, dankantor cabang perusahaan asuransi (directselling) kurang dapat diimplementasikankarena memerlukan biaya besar sehinggamengakibatkan premi tidak dapat dijangkauoleh segmen masyarakat berpenghasilanrendah.

Sementara itu, di sisi permintaan, kesadarandan kemampuan di kalangan pendudukberpenghasilan rendah terhadap manfaatasuransi mikro masih kurang. Kesadaranberasuransi mikro perlu ditangani melaluipendidikan dan kampanye untuk memberiinformasi yang tepat kepada publik. Adanyapersepsi bahwa produk asuransi itu mahal danproses klaim merepotkan juga perlu diatasidengan perluasan pengetahuan mengenaiasuransi mikro. Dalam konteks kemampuanfinansial, perlu adanya produk-produkasuransi yang dapat dijangkau oleh kalanganmasyarakat berpenghasilan rendah.