Asuransi MNC Life Rambah Layanan Digital

0
456

Perusahaan asuransi jiwa nasional MNC Life merambah dunia digital dengan meluncurkan melalui aplikasi digital terintegrasi i-Maps. Melalui i-Maps, nasabah akan mendapatkan layanan cepat dalam semua tahapan berasuransi.

“Kami tidak ingin ketinggalan. Pertumbuhan pesat di dunia digital harus kita manfaatkan untuk memberi kemudahan dan layanan yang lebih baik kepada nasaba,” kata Presiden Direktur MNC Life Rolla Bawata saat peluncuran i-Maps dan produk Pro Medis di Jakarta, Senin (26/9/2016). Hadir pada kesempatan itu  CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan jajaran direksi MNC Group dan MNC Life lainnya.

Rolla menjelaskan, selain menguntungkan nasabah, layanan digital itu juga memudahkan kerja agen pemasar MNC Life.

Dengan i-maps, agen asuransi dapat mempresentasikan kebutuhan nasabah dan pengisian dokumen asuransi secara cepat, kapan saja, dan di mana saja.

Menurut Rolla, selain mudah, praktis, dan efisien, aplikasi tersebut juga mempercepat proses persetujuan polis.

“Nasabah dapat tandatangan langsung di fitur aplikasinya dan itu langsung terekam secara digital,” ujarnya.

Adapun bagi perusahaan, aplikasi tersebut dapat memperluas dan mempercepat komunikasi, meningkatkan pelayanan inovatif, mendukung pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas, dan meningkatkan daya saing dalam era digital.

Beberapa fitur layanan yang tersedia dalam aplikasi i-Maps antara lain online payment, online policy, online illustration, dan auto approval underwriting.

Pada tahap awal, kata Rolla, aplikasi digital i-maps menawarkan produk asuransi yang dinamakan Pro Medis.

“Dengan membeli produk ini, nasabah bisa menikmati layanan medis di ribuan rumah sakit di Indonesia dan di luar negeri,” tutur Rolla.

Dijelaskan, dengan cukup membawa kartu MNC Life, nasabah bisa melakukan perawatan medis di berbagai rumah sakit di beberapa negara dengan total manfaat mencapai Rp 8 miliar per tahun. Produk itu juga memproteksi penyakit-penyakit  kritis seperti kanker, jantung, dan dialisis ginjal.

Direktur Operasional dan IT MNC Life Herman S Tioe menambahkan, dengan i-Maps, layanan MNC Life kepada nasabah semakin cepat.

Penetrasi masih rendah

Terkait perkembangan industri asuransi jiwa di Indonesia, Rolla menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat Indonesia terhadap asuransi masih rendah.

Dampaknya,  penetrasi asuransi di Tanah Air masih minim. Hal itulah yang membuat MNC Life melakukan terobosan untuk mempermudah agen dalam memasarkan produk asuransi sekaligus memudahkan masyarakat untuk membeli asuransi.

Menurut dia, potensi pasar asuransi di Indonesia masih sangat tinggi. Di sisi lain, pengguna digital di Indonesia juga meningkat pesat.

Lembaga survei digital global We Are Social menyebutkan, pengguna aktif internet di Indonesia per Januari 2016 sudah mencapai 88,1 juta orang atau 34 persen dari total populasi Indonesia yang sebanyak 259,1 juta jiwa.

Dari jumlah itu, pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai 79 juta, dengan 66 juta di antaranya mengakses media sosial via telepon seluler.

Adapun jumlah ponsel aktif yang digunakan di Indonesia sebanyak 326,3 juta unit mengingat sebagian masyarakat memiliki dan menggunakan lebih dari satu ponsel untuk berkomunikasi.

Sementara berdasarkan data Internet Worlds Stats, Indonesia menempati urutan keempat pengguna internet terbanyak di Asia dengan pengguna sebanyak 78 juta.

Indonesia hanya kalah dari China (674 juta), India (375 juta), dan Jepang (115 juta). Pertumbuhan pengguna internet di kawasan Asia tumbuh pesat mencapai 1.319 persen sepanjang 2000-2015.

Sumber: Kompas

LEAVE A REPLY