Asuransi pilih surat utang untuk investasi

0
650

suasana perdagangan saham di PT KDB Daewoo Securities Indonesia, Jakarta. KONTAN/Daniel Prabowo/17/03/2016 bursa efek; pasar saham; surat utang negara; sun; obligasi; syariah; sukuk

Industri asuransi umum ramai-ramai mengalihkan investasinya ke surat utang untuk menambal penurunan imbal hasil alias yield dari investasi di deposito perbankan.

Direktur Utama PT Asuransi Adira Dinamika Indra Baruna menilai, bunga deposito bank makin tidak menarik sehingga perusahaan segera mengalihkan investasinya di obligasi korporasi.

Selain karena tawaran imbal hasilnya lebih tinggi, secara risiko pun masih terbilang lebih aman ketimbang penempatan dana pada investasi saham. Sayangnya, Indra tidak menyebut porsi penempatan investasi Adira di obligasi. Yang jelas, investasi pada surat utang negara (SUN) porsinya telah mencapai 18% dari total investasi.

PT Asuransi Binagriya Upakara juga memburu SUN sebagai ladang investasi. Saat ini, porsi dana investasi di SUN Binagriya mencapai 30%.  Direktur Utama Asuransi Binagriya Dadang Sukresna mengatakan, pihaknya bisa lebih fleksibel dalam mencari investasi yang lebih menguntungkan ketimbang deposito.

Ia menyebutkan portofolio bisnis di perusahaannya banyak diisi oleh kewajiban jangka panjang. Makanya Binagriya Upakara punya peluang lebih besar untuk masuk ke keranjang investasi dengan tenor jangka panjang.

Penempatan dana di obligasi korporasi sebagai salah satu fokus dalam berinvestasi di paruh kedua tahun ini. Namun, Dadang juga percaya diri untuk berinvestasi di instrumen yang lebih agresif demi imbal yang lebih maksimal. “Seperti di reksadana karena kami harus cocokkan dengan kewajiban jangka panjang,” ungkapnya

Sumber: Kontan

LEAVE A REPLY