ASURANSI MIKRO: MNC Life Bidik Kontribusi Sebesar 5 Persen

0
646

JAKARTA,26/05-PERLINDUNGAN ASURANSI KECELAKAAN. (kiri-kanan) Dr. H. Alfitra Salamm. Apu - Sekertaris Mentri Pemuda dan Olahraga, Jimmy Feidie Eman. SE. Ak- Walikota Tomohon, Mieke Naomie Renaud Tumurang - Ketua Yayasan Kawanua se Dunia, Patricia Rolla Bawata- Presiden Direktur MNC Life berbincang usai memberikan keterangan kepada pers terkait kerjasama antara MNC Life dan Pemerintah Kota Tomohon di Wisma Menpora, Jakarta, Selasa (26/05). PT MNC Life Assurance memberikan perlindungan asuransi kecelakaan bagi 10.000 peserta lari dengan manfaat senilai total Rp 110 milyar, serta mempersembahkan hadiah berupa asuransi sang juara senilai total Rp 10 milyar bagi 100 pelari pertama dalam acara lomba lari " Tomohon Linow Lake 10K 2015". KONTAN/Fransiskus Simbolon/26/05/2015

JAKARTA— Perusahaan asuransi jiwa PT MNC Life Assurance berkomitmen menggenjot penjualan produk asuransi mikro dengan target kontribusi sebesar 5% dari total pendapatan premi pada tahun ini.

Direktur Utama MNC Life Patricia Rolla menyatakan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlunya asuransi turut mendorong pertumbuhan terhadap penjualan produk asuransi mikro.

Dia menuturkan, menjelang akhir tahun lalu hingga awal tahun ini, penjualan produk asuransi mikro yang dipasarkan MNC Life yaitu Hario Siaga mulai mengalami peningkatan.

“Beberapa tahun sebelumnya memang masih rendah (penjualan), tetapi mendekati Desember 2015 hingga Januari tahun ini penjualannya semakin laris. Harapannya bisa naik sampai 5% pada tahun ini,” kata Patricia kepada Bisnis Sabtu (20/2/2016).

Menurutnya, dengan membeli polis asuransi mikro sebesar Rp55.000, peserta bisa mendapatkan manfaat perlindungan sebesar Rp3 juta untuk risiko kecelakaan.

Lebih lanjut, dia menuturkan untuk meningkatkan penjualan produk asuransi mikro, MNC Life berencana untuk menggandeng perusahaan ritel sebagai mitra pemasaran.

“Dengan strategi dan pemilihan jalur distribusi yang tepat, maka cost of operation bisa ditekan. Salah satu strateginya adalah penjualan secara massive,” ujarnya.

Sepanjang tahun lalu, perusahaan berhasil meraup premi sebesar Rp300 miliar, atau tumbuh dibandingkan capaian tahun 2014 yaitu Rp250 miliar.

Sementara itu, pada tahun ini pertumbuhan premi diproyeksikan bisa meningkat sebesar 80% dari capaian tahun sebelumnya.

Selain itu, pada tahun lalu, aset MNC Life juga meningkat 20% ketimbang 2014. Data per Desember 2015, aset MNC Life sebesar Rp495 miliar, atau naik 16% dari tahun 2014 yang sebesar Rp425 miliar. Tahun ini diperkirakan aset MNC Life meningkat menjadi Rp600 miliar.

Sementara itu, dalam upaya meningkatkan penetrasi asuransi mikro, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan setiap perusahaan asuransi untuk menjual 600 polis asuransi mikro pada tahun ini.

Sebelumnya, OJK berencana menerbitkan sebuah aturan terkait besaran presentase penjualan produk asuransi mikro sebesar 5% dari total premi perusahaan. Akan tetapi, industri asuransi keberatan dengan rencana kebijakan tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani mengatakan untuk mendorong peningkatan partisipasi industri asuransi dalam penjualan produk asuransi mikro, OJK telah melakukan diskusi dengan asosiasi perusahaan asuransi.

“Nantinya yang dipakai adalah jumlah polis, asosiasi sudah berkomitmen untuk mewajibkan anggotanya menjual sekurang-kurangnya 600 polis untuk satu perusahaan,” kata Firdaus.

Dengan adanya penerapan strategi baru dan komitmen dari asosiasi, dia mengaku optimistis partisipasi industri asuransi untuk penjualan produk asuransi mikro pada tahun ini akan semakin berkembang.

Sumber: finansial.bisnis.com

LEAVE A REPLY