BI rencanakan ada asuransi bagi petani

0
1022

BI mencoba memperkenalkan asuransi kesehatan dari Bumiputera dan Jasindo, agar ketika mereka sakit tidak harus menggadikan tanaman pertanian mereka

Minahasa Tenggara (ANTARA News) – Bank Indonesia(BI) Provinsi Sulawesi Utara(Sulut) merencanakan program asuransi kesehatan bagi petani di daerah tersebut.

“BI mencoba memperkenalkan asuransi kesehatan dari Bumiputera dan Jasindo, agar ketika mereka sakit tidak harus menggadikan tanaman pertanian mereka,” kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulut, Suhaedi di Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulut, Jumat.

Suhaedi mengatakan, banyak petani yang tidak punya jaminan kesehatan daerah(Jamkesda), Askes dan lainnya, sehingga ketika terjadi sakit terpaksa harus menjual milik mereka guna membiayai kesehatannya, nah ini harus dihindari.

Dengan adanya petani, kata Suhaedi mereka bisa tertolong, karena kesehatannya ditanggung perusahaan asuransi, jadi mereka tidak perlu menjual tanah ataupun tanaman mereka.

Ini mungkin menjadi hal baru bagi petani, tetapi BI memandang asuransi merupakan hal penting dalam upaya mempertahankan pertanian Sulut sehingga tetap maju dan memberi hasil yang memuaskan.

Manfaat lainnya dengan adanya asuransi, kata Suhaedi, perbankan akan lebih tertarik untuk memperluas akses pembiayaan ke pertanian.

“Penjaminan kesehatan kepada petani, pada gilirannya memberi motivasi kepada perbankan untuk memperluas pembiayaan,” kata Suhaedi.

Pemberdayaan kepada petani sangat penting artinya dalam mendorong perekonomian daerah sehingga mampu berkembang dan memberi manfaat terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Jaminan kesehatan melalui program asuransi kesehatan, kata Suhaedi dengan sendirinya merupakan bagian pemberdayaan kepada petani.

Peran sektor pertanian terhadap perekonomian daerah berkisar tujuh persen, karena itu harus menjadi perhatian termasuk pihak asuransi untuk membantu memberi penjamin kepada petani.

sumber: antaranews.com

LEAVE A REPLY