Bentuk-bentuk Asuransi Mikro

m-Komunitas-02-Makassar

Asuransi mikro bukanlah lini produk tertentuatau terbatas pada jenis penyedia jasa asuransi tertentu, tetapi lebih kepada target pasarnya, yaitu masyarakat berpenghasilan

rendah. Asuransi mikro dapat ditawarkan dalam berbagai bentuk, misalnya:

(1) Asuransi jiwa dengan manfaat antara lain santunan biaya pemakaman yang biasanya menelan biaya cukup tinggi dan pembayaran sisa pinjaman kepada lembaga keuangan penyedia pinjaman;

(2) Asuransi kerugian dengan manfaat antara lain santunan untuk pembangunan rumah pasca bencana alam/kebakaran dan penggantian kerugian akibat gagal panen yang disebabkan oleh bencana alam; dan

(3) Asuransi kesehatan dengan manfaat antara lain pembayaran biaya rumah sakit dan santunan tunai sebagai pengganti penghasilan akibat peserta sakit ataumerawat anggota keluarga yang sakit.

Yang terpenting, produk asuransi mikro harus dapat dijalankan dengan biaya distribusi dan operasional rendah dan proses penyelesaian klaim yang efisien karena produk ini harus bisa menjangkau pasar berpenghasilan rendah.

Polis asuransi mikro harus sederhana, lugas, mudah dipahami oleh masyarakat yang relatif berpendidikan rendah, serta dengan sedikit pengecualian.

Produk asuransi mikro juga harus dapat memberi perlindungan terhadap risiko kerugian atau kehilangan atas aset bernilai relatif rendah dalam jangka waktu yang singkat. Sebagai contoh, penyedia jasa asuransi harus mampu menyediakan produk untuk memberi perlindungan terhadap satu siklus penanaman padi yang mungkin hanya berlaku dalam empat bulan saja.